RSS

Panah Wayer ‘Hantui’ Dispenda Sulut

02 Jun

Kerja tambahan demi peningkatan daerah harus dilaksanakan ratusan pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulut selama sebulan penuh.
Ratusan pegawai Dispenda harus menyerahkan Surat Keterangan Pajak Daerah (SKPD) kepada wajib pajak dari rumah ke rumah terutama yang sudah hampir jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sayangnya dalam pelaksanaan yang dilaksanakan usai jam kerja beberapa pegawai mengeluhkan keamanan diri mereka.
“Kegiatan penyerahan SKPD kami lakukan usai jam kantor, dan terkadang sampai malam hari, resiko kenyamanan dalam bekerja apalagi maraknya panah wayer menjadi pertimbangan kami,”ujar staf Dispenda yang enggan dikorankan namanya kepada METRO.
Hal lain juga diutarakan staf Dispenda yang bertugas di 15 UPTD. “Torang agak susah jika menemui wajib pajak di siang hari karena rata-rata mereka berada di kebun masing-masing, sehingga harus sore dan malam hari menemui mereka terlebih kami di UPTD memiliki staf yang terbatas,”ujarnya staf UPTD Mitra yang enggan namanya dipublikasikan.
Masalah lain yang sering ditemui adalah kartu tanda pengenal serta alamat wajib pajak tak jelas, walaupun sudah mendapat bantuan dari kepala lingkungan dan lurah.
Nampaknya Drs Marhaen Roy Tumiwa MPd selaku Kepala Dispenda Sulut harus bekerja kerja keras dalam menyampaikan ribuan SKPD kepada wajib pajak.(harianmetromanado)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 2, 2014 in Politik dan Dinamika Sulut

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: