RSS

Beralihlah ke Empat Wayer, Bukan Panah Wayer !

28 Mei

beberapa barang bukti panah wayer yang diamankan di lokasi tawuran Singkil..

Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara menyesalkan tindakan kriminal yang melibatkan generasi muda (germud) sebagai penerus pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut, DR Djouhari Kansil MPd Senin (26/05).
“Ada 45 orang pelaku perkelahian dengan menggunakan panah wayer yang sudah ditahan aparat kepolisian. Mereka masih sangat muda, antara 12 -19 tahun, ironis skali,” keluh Kansil.
Menurut Kansil aksi kriminal tersebut seharusnya dapat diredam melalui peran orang tua serta menggalakkan kegiatan positif seperti pengembangan budaya daerah.
“Ada baiknya para generasi muda meninggalkan aksi-aksi brutal dengan menggunakan panah wayer dan beralihlah ke empat wayer (kebudayaan daerah, red). Itu sehat dan menghibur,” pungkas Wagub.(harianmetromanado)

Salah satu korban panah wayer

Salah satu korban panah wayer

Beberapa tersangka dan barang bukti diamankan petugas

Beberapa tersangka dan barang bukti diamankan petugas

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 28, 2014 in Politik dan Dinamika Sulut

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: