RSS

Sulut Segera Miliki Komisi Pengendalian Zoonosis

07 Mei

Silangen saat pembentukan komisi ZoonosisPemerintah Propinsi Sulawesi Utara menanggapi serius pencegahan infeksi yang ditularkan di antara hewan vertebrata dan manusia atau sebaliknya (zoonosis), sehingga dalam waktu dekat  membentuk Kelembagaan Komisi tingkat Propinsi dan kabupaten/kota Pengendalian Zoonosis.
Guna mematangkan pembentukan komisi pengendalian zoonosis tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara menggelar rapat fasiltasi dan sosialisasi  pembentukan Komisi pengendalian zoonosis di salah satu hotel di Kota Manado.
Menurut Kepala BPBD Sulut, Ir Noldy Liow, kegiatan ini adalah tindaklanjut dari PERPRES 30 Tahun 2011 Tentang Pengendalian Zoonosis.
“Ini merupakan langkah dalam melaksanakan PERPRES 30 Tahun 2011 Tentang Pengendalian Zoonosis,” ujarnya kepada METRO sebelum kegiatan yang dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprop Sulut, Edwin Silangen SE MS.
Dirangkum harian ini, Pasal 7 perpres menyebutkan kelembagaan pengendalian zoonosis sebagai wadah koordinasi terdiri dari Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis untuk tingkat pusat, Komisi Provinsi Pengendalian Zoonosis untuk tingkat Propinsi dan Komisi Kabupaten/Kota Pengendalian Zoonosis untuk tingkat kabupaten/kota.
Lebih lanjut mantan Sekretaris Dinas Perkebunan Sulut ini menerangkan pengendalian zoonosis adalah rangkaian kegiatan yang meliputi manajemen pengamatan, pengidentifikasian, pencagahan, tata laksana kasus dan pemberantasan penularan serta pemusnahan sumber zoonosis.
Sementara itu Silangen dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulawesi Utara, DR Sinyo Sarundajang mengatakan kegiatan ini meningkatkan kewaspadaan dari aparatur akan Zoonosis, karena berpotensi mempengaruhi perekonomian, kesehatan bahkan keamanan bangsa.
“Ini momentum yang tepat dalam bertukar pikiran sehingga kesiapsiagaan daerah dalam menanggulangi zoonosis dapat tercipta di Sulawesi Utara sampai ke pelosok,”tandas Silangen.
Silangen menegaskan satu kabupaten/kota di daerah kepulauan menjadi fokus pengendalian rabies yang merupakan salah satu zoonosis.
Turut hadir sebagai narasumber, Sekretaris Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis, Emil Agustiono yang juga adalah Sekretaris Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis yang juga Deputi Menko Kesra  Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana.(harianmetromanado)

 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: