RSS

BBN-KB Kuasai PAD Sulut

12 Sep

Kepala Dinas Pendapatan Asli Daerah Propinsi Sulawesi Utara, Drs Marhaen Roy Tumiwa MPd mengklaim Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) merupakan penerimaan terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dari 6 item penerimaan PAD, terbesar adalah BBN-KB, dan terhitung sejak Januari hingga Agustus 2013 realisasinya sudah mencapai Rp 201.349.229.650,” ujar Tumiwa kepada METRO belum lama ini di ruang kerjannya.
Menurut Tumiwa, selain pembeli kendaraan tak ingin dikenakan pajak progresif untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor lebih dari satu, sesuai aturan 90 hari kendaraan luar yang beroperasi di Sulut diwajibkan untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tersebut .
Tumiwa menandaskan bahwa pemilik kendaraan di Sulut tak terpengaruhi besaran pajak BBN KB.
“Biasanya harga otomotif dipengaruhi dengan besaran pajak yang dikenakan untuk BBN KB, namun berdasarkan penerimaan yang dirangkum Dispenda hal tersebut nampaknya tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk membeli kendaraan bermotor terutama yang second,” tambah Tumiwa.
Ditambahkan Tumiwa untuk denda BBN KB pun turut memberikan sumbangsih bagi penerimaan PAD.
‘Denda BBN KB sendiri walau tak begitu besar yaitu Rp 186.466.500 tapi telah mendongkrak PAD hingga Agustus sebesar Rp 443.706.248.989,” pungkasnya.((harianmetromanado)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 12, 2013 in Politik dan Dinamika Sulut

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: