RSS

Tumiwa: Kendis Wajib Bayar Pajak

24 Agu

Roy Tumiwa.Tekad untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digalakkan Drs Marhaen Roy Tumiwa MPd selaku Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sulut. Salah satunya dengan menertibkan administrasi pengelolaan barang milik daerah yaitu kendaraan dinas (Kendis).
“Mengacu pada Pasal 6 Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Pasal 7 Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Kendis Wajib Bayar Pajak,” tegas Tumiwa kepada METRO Jumat (23/08).
Bahkan Tumiwa menganjurkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baik di Pemerintah Propinsi maupun di Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran untuk pembayaran pajak kendis tersebut. “Setiap SKPD yang memiliki kendaraan dinas atau telah menganggarkan pengadaan kendaraan dinas jabatan atau operasional, baik kendaraan roda dua, roda empat ke atas termasuk ambulance, pemadam kebakaran, angkutan sampah dan alat berat/ besar lainnya, wajib mengalokasikan anggaran untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui kode rekening belanja pajak kendaraan dinas dalam RKA/DPA SKPD masing-masing,” tandasnya.
Tak hanya itu mantan Kepala BKD Sulut ini menghimbau agar instansi pemerintah memberikan contoh kepada masyarakat umum mengenai ketepatan pembayaran pajak.
“Pembayaran pajak kendaraan dinas untuk selanjutnya wajib dibayar tepat waktu. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya piutang, denda ataupun sanksi administrasi lainnya,”pungkasnya.(harianmetromanado)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 24, 2013 in Politik dan Dinamika Sulut

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: